Toraja Utara?

Dalam usulan pemekaran kabupaten tana toraja dinyatakan tentang pembetukan kabupaten baru yaitu kabupaten Toraja Utara. Jika diperhatikan mengenai nama Toraja Utara, sangat mungkin untuk mempertanyakan dimana Selatan-nya? Adakah alternatif nama lain untuk kabupaten yang baru selain berdasarkan letak geografis relatif terhadap kabupaten induknya.
Komentar Anda . . .

Pemekaran

Pemekaran atau tidak bukanlah tujuan kita, tetapi hanyalah sebuah pilihan yang tidak perlu terlalu dipersoalkan. Namun, jika jiwa dan semangat pemekaran dilandasi dengan niat yang mulia akan lebih penting. Terlepas dari tendensi kelompok tertentu, saya pikir apapun yang kita harapkan tidak akan terwujud jika sistem tidak dibangun dengan baik. Dahulu kala, Toraja dulu dikenal dengan wisata budayanya di seluruh dunia, dan sekarang kita siap-siap untuk mencatatnya dalam buku sejarah, bahwa konon kabarnya pernah terjadi/pernah ada dengan kita beri judul "Land of the loss" atau "People of the Loss". Kejayaan tersebut harus dipertanggungjawabkan apapun alasannya. Begitu juga dengan pembangunannya yang seolah berjalan mundur. Pembangunan yang saya maksud bukan hanya pembangunan fisik (infrastruktur) semata tetapi yang lebih penting adalah pembangunan manusia yang disegani. Bukan di bawah bayang-bayang saudara-saudara kita dari Bugis, Makassar, Jawa, Batak dll.

Beberapa pertanyaan saya,
Mengapa kita berpikir telah terjadi ketidakmerataan pembangunan antara selatan-utara, antara barat-timur dsb. Ketika kita melihatnya dari satu sisi saja, ini ada benarnya tetapi yang lebih jauh lagi bahwa jangan-jangan hanya itu kemampuan pemerintah (anggaran) daerah. Alangkah baiknya kita berpikir ke belakang. (1). Berapa sih pendapatan kita (PAD Tana Toraja); (2). Maksimalkah pemerintah daerah kita menggali/memanfaatkan/mengelola potensi sumberdaya kita?; (3). Apakah Sumberdaya manusia kita yang ada betul-betul adalah orang pilihan, yang terbaik?, jangan-jangan produk kolusi, korupsi ,dan nepotisme (KKN), Hemat saya, bahwa jika tidak ada KKN, maka SDM terbaik kita tidak akan ekpansi keluar, katakanlah akan merantau jika sistem perekrutan yang baik diakomodir. Mungkin saatnya penerimaan CPNS di Toraja Utara nantinya merekrut lulusan-lulusan terbaik dari Perguruan Tinggi agar mereka bisa memajukan Toraja Utara. Jika tidak mereka akan ke daerah lain sehingga CPNS di Toraja Utara akan diisi oleh anak, kemanakan, cucu, saudara, ipar dan istri atau pacar dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang hanya mementingkan diri sendiri. (4). Apakah para staff dan pejabat kita betul-betul telah mengenali daerahnya? jangan-jangan masih ada daerah kita yang masih "virgin" bagi pejabat maupun DPRD?. Seumur saya kampung saya (Desa SUMALU Kec. Sangalla') belum pernah di kunjungi oleh Bupati dari jaman batu sampai jaman modern ini dan kalau saya keliru tolong beritahu saya.
Saya pikir ini yang patut juga dipikirkan daripada berkonflik persoalan pemekaran, nama dan lain sebagainya yang hanya menguras waktu, pikiran dan tenaga dan parahnya akan mnjadi sumber perpecahan persaudaraan kita. Ini selkaligus pesan saya untuk para calon bupati TORAJA UTARA...

Demikian comment saya,
Thanks. Kurre Sumanga'

Yunus P. Paulangan, S.Kel
email : ypaulangan@yahoo.com

Pemekaran toraja bukan

Pemekaran toraja bukan jawaban untuk kemakmuran. Tetapi untuk kepentingan politik demi kedudukan. Toraja miskin Sumber daya alam. Pariwisata sunyi. APBD hanya cukup untuk biaya operasional membangun perkantoran baru karena pemekaran. Sehingga pembanguna fasum untuk rakyat seperti jala, pasar , sekolah tertunda. Artinya rakyat sengsara karena pemekaran..........

mamali'ki tomang ura

salam

Terima kasih atas adanya wadah untuk memberikan "sang buku duang buku kata" sejak munculnya isu bahwa Toraja akan dimekarkan menjadi dua kabupaten, saya bertanya-tanya tujuan utama pemekaran Toraja Apa....!
Dan yang paling mendasar bahwa apakah masyarakat sudah siap menerima pemekaran tersebut..!
Sekarang ****SK sudah terbit**** otomatis tidak ada cara alasan lagi untuk menolak atau membuat suatu gerakan yang malah nantinya akan membuat susah masyarakat Toraja sendiri..
Nah sekarang apa yang harus dilakukan setelah pemekaran Toraja menjadi Toraja Utara dan Toraja..?
Saya sangat berharap bahwa orang-orang yang terlibat langsung dalam pemekaran Toraja betul-betul untuk kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Toraja...
Kita tahu dana pemekaran suatu daerah itu sangat besar..Sangat diharapkan tidak menempatkan kepentingan pribadi dan politik dalam menjalan pemerintahan...
Masalah nama Toraja Utara sebagai kabupaten baru...bagi saya tidak terlalu masalah..yang paling penting adalah Bahwa siapapun yang nantinya terpilih untuk menjalankan pemerintah benar-benar bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Toraja....
..................................................
PERTAYAAN SAYA
#### DIMANAKAH PEMERINTAH TORAJA SEKARANG....?#### MENGAPA SAYA BERTANYA DEMIKIAN....TORAJA KALAU KITA BANDING DENGAN DAERAH LAIN SEBAGAI SALAH SATU TUJUAN PARIWISATA DUNIA..BAHKAN YANG KE-2 DI INDONESIA SETELAH BALI....KOK SEKARANG TIDAK ADA GAUNGNYA....?
****APAKAH PEMRINTAH TORAJA SEKARANG SEDANG SAKIT...JANGAN-JANGAN SAKIT....BUTA....(BUTA MATA DAN BUAT HATI)..****
***MELIHAT...PARIWISATA TORAJA..BAGAIKAN ORANG YANG SUDAH MATI...DISIMPAN DI ATAS RUMAH...KEMUDIAN DIUPACARAKAN...DIKUBUR...JADI HANYA TINGGAL KENANGAN....***..ATAU PARIWISATA TORAJA PUNYA ILMU...MATI SURI...****
***ha...jujur malu saya sekarang sebagai putra Toraja melihat budaya Toraja sekarang...tinggal kenangan...
terlebih lagi kalau melihat aparat pemerintah Toraja berjalan dengan atribut pemerintahan dengan gagah berjalan dan berbicara masalah rakyat...pada di balik itu...orang menilai sebagai sampah dalam pemrintahan....
Harapan saya
***mudahan-mudahan pemerintah sadar akan tanggung jawab...***
padamoto' kurre sumanga' den upa' dako'
Toraja tidak dikenal dengan Tondok Pariwisata..tapi benar -b3nar...bisa dinikmati oleh Generasi Muda...

sang le'to duang buku kada

TORAJA UTARA.---- apapun namanya, yang jelas Ciri has TO_RAJA ga boleh dihilangkan karena hal ini mengacu kepada sejarah,legenda, mitos ......... yang mengandung banyak arti al: To= Orang & Raja = Raja =Keturunan Raja, atau boleh jadi To = Orang & Raja = Sana = Orang disana (Pgunungan.Red)
TORAJA UTARA.---- Andaikan Bayi atau kertas putih yang masih polos. untuk itu kepada siapapun yang nantinya menjadi Bupati, Kepala Dinas, Camat & Lurah bahkan seluruh pejabatnya yang menentukan Toraja Utara akan lebih Maju atau malah sebaliknya. Melihat pontensi SDM dan SDA masyarakat Toraja pada umumnya, Toraja Utara akan mampu bersanding dengan daerah lain yang telah dahulu ber-OTONOM.
TORAJA UTARA.---- Sebahagian besar masyarakat berprofesi sebagai Petani. Kopi salah satu Potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, mengingat kopi adalah komoditi Ekspor dan merupakan Tanaman yang paling banyak digeluti oleh masyarakat / Petani. sehingga dari Kopi kesejahteraan masyarakat akan meningkat, yang akan berdampak pada percepatan pembangunan sebagaimana Tujuan Pemekaran Wilayah "Mendekatkan Pelayanan kepada Masyarakat & Percepatan Pembangunan yang merata serta mensejahterakan masyarakat"
TORAJA UTARA.---- Visi : Kabupaten Kopi Terbaik Nasional 2015.
meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat, meningkatkan sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
TORAJA UTARA.---- dibawah kepemimpinan yang bersih, cerdas kamu pasti akan jauh lebih maju dari kondisi skarang.
"kurre sumanga'

Ada apa dengan Tana Toraja

Saya tahu kalau Tana Toraja akan dimekarkan dari teman saya, dengarnya sempat kaget juga sih.. :) kebetulan saya tinggal dan besar di Rantepao (sekarang kuliah di Yogyakarta) jadi nantinya saya bakal jadi warga Toraja Utara.

Saya hanya berharap yang terbaik untuk Tondok Toraya (Tanah tercinta kita). Mudah2an pemekaran ini bukan hanya ajang untuk berebut kekuasaan belaka, tapi benar2 demi kemajuan Tana Toraja itu sendiri, Amin.

Eh.. mau tanya, Yang benar "Toraja Utara" apa "Tana Toraja Utara" sih?

Toraja Utara Sudah Terjadi,

Toraja Utara Sudah Terjadi, Artinya kita siap menyonsong Pembangunan, dgn bekerja keras sehingga kesejaktraan tondok makmur

Logo Toraja Utara

YANG BERMINAT IKUT LOMBA "LOGO TORAJA UTARA" BURUAN DAFTAR DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN TANA TORAJA. POKOKE HADIANYA BUANYAK , BAGI YANG MENANG...TP YANG KREATIF YACH....GBU

pendaftaran online?

Iya bisa daftar online nggak? atau ada nomor telepon sekretariat?
Alamat kantornya dimana?

Salam,

TEMPAT PENDAFTARAN SAYEMBARA LOGO

SEKRETARIAT DAERAH JL. PONGTIKU NO. 120 TELP. 0423-22120
ALAMAT PENDAFTARAN SAYEMBARA LOGO, AKAN DINILAI TGL 25 AGUSTUS....BURUAN!!!

Logo Toraja Utara

Wadohh..bisa nyumbang ide Online ga?? masa' harus nulis draft manual trus dikasih ke sekretariat sana??
*kembali lagi ke jaman batu atuh namanya*
=-=-=-=
Salama'

Selamat Membangun

Sukses dan salut atas kesabaran para tim pemekaran dan rakyat Toraja dalam memperjuangkan pemekaran Kab. Toraja Utara.

Sekedar saran, untuk tidak meninggalkan arti penting dan makna yang sangat dalam, sebaikya nama Tana Toraja tetap digunakan untuk Kabupaten induk. Jadi, jangan diganti nama itu menjadi Toraja Selatan, Barat atau Timur. Hal ini juga dapat mengarah pada dikotomi wilayah dan etnis.

Setelah terbentuknya pemerintahan Kab. Toraja Utara, ada baiknya dipikirkan untuk memekarkan Rantepao sebagai sebuah wialyah adminsitratif sendiri menjadi Kota Rantepao. Hal ini tentunya dengan pertimbangan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Toraja lebih cepat dan terarah.

Sekali lagi selamat dan sukes untuk Kab. Toraja Utara.

Balikpapan

Congratulations

Walaupun banyak pro dan kontra ttg pemekaran ini
saya cuma mau ngucapin
Selamat atas berdirinya kabupaten baru, Kabupaten Tana Toraja Utara, semoga bisa membawa sesuatu yang lebih baik demi kepentingan orang banyak.

Kurre' Sumanga'

To Bongko

Kalau menurut hemat saya, akan lebih baik kalau Toraja Utara dimekarkan. Dengan alasan, akan terbuka lagi lowongan pekerjaan bagi saudara-saudari kita yg pengangguran, dengan demikian akan mudah untuk mengakses setiap pelosok-pelosok desa dalam berbagai hal terlebih kehidupan rakyatnya sehingga pemerintah dapat dengan lebih mudah mengetahui apa saja yg mereka harus perbaharui.
Baik transportasi umum maupun dari segi kesehatannya.
Dan yg paling penting adalah selama ini Toraja Utara hanyalah sebagai penghasil uang untuk membiayai Tana Toraja (dalam hal ini bagian selatan), karena seperti kita ketahui Objek Wisata terbanyak ada di Toraja Utara, Pesta Rambu Solo yg menghasilkan banyak pajak ada di Toraja Utara, dan kita lihat dengan mata sendiri saja bahwa Perhotelan di Toraja Utara lebih banyak dari pada di bagian Selatan. So,mau tunggu apa lagi. BRAVO..........TORAJA UTARA.....................

memang betul rambo solo',

memang betul rambo solo', objek wisata dan Perhotelan lebih banyak di Toraja Utara. Tetapi yang pintarkan dari Toraja Selatan.

ANDERDAS

PEMEKARAN TORAJA ADALAH HAL YANG WAJAR, DI T4 LAIN SAJA CUMA ADA 3 KECAMATAN TAPI BISA DIMEKARKAN MENJADI 1 KABUPATEN, APALAGI TORAJA UTARA, MENGAPA TIDAK..............? NAMUN BUKAN BERARTI PEMEKARAN TORAJA INGIN MEMECAH BELAH TALI PERSAUDARAAN YANG ADA SEJAK DULU ARTINYA JIKA DALAM POLITIK " PARTAI BOLEH BEDA, TAPI TALI PERSAUDARAAN TAK BEDA APALAGI RETAK". LIHAT SUKU BUGIS TERDIRI DARI BEBERAPA KABUPATEN TAPI NAMA SUKU BUGIS TETAP MEREKA JUNJUNG TINGGI SERTA MEREKA TETAP KOMPAK ( MISAK KADA )DIMANAPUN MEREKA BERADA. MAKA SARAN SAYA BAGI YANG TIDAK SETUJU DEBGAN PEMEKARAN TORAJA UTARA " JADILAH ORANG BIJAK DAN DEWASA "

ANDERDAS
BUMI KALIMANTAN

Toraja Utara...bangmo siulu'...!!!

Bagi saya nama kabupaten Toraja Utara bukanlah suatu hal yang jadi polemik antara "sangsiluran" semuanya. Apalah artinya Sebuah Nama....
hal penting yang perlu dipikirkan bersama adalah sejauh mana persiapan Toraja Utara itu sendiri untuk bisa berdiri sendiri dengan suatu jaminan & harapan agar mesyarakatnya boleh menikmati kehidupan yang jauh lebih maju serta persiapan dalam menghadapi PILKADA yang tenang, aman & damai...jangan sampai menimbulkan KONFLIK HORISONTAL...(seperti yg sdg dialami di daerah2 lain saat ini). kasiankan pada kita TORAYA...
Satu hal lagi bahwa dengan berpisahnya Toraja Utara bukan berarti kesatuan orang Toraja sudah pupus. mari "sangsiuluran" untuk tetap menjujunjung tinggi petuah "nenek todolo ta" :
MISA' KADA DIPOTUO PANTAN KADA DIPOMATE"
Pemekaran Toraja Utara hanyalah sebuah pemisahan dalam lingkup bidang pemerintahan,tetapi bukan berarti "kasangsiluran Toraya" ikut terpisah.ingatlah kita satu rumpun yang sudah terikat dengan budaya & adat yang telah mendarah daging.
Doa saya semoga "sangsiuluran" semuanya selalu mengandalkan Tuhan dan tetap berpikir positif dalam setiap pengambilan keputusan secara bijak....
BOMBO NENEK TODOLO TA akan menangis bila melihat anak2nya berbenturan karena hanya sebuah kepentingan sesaat.padamoto kurre sumanga'..!!

Syaloom...
Dr. Samuel Tandi Salla
(Pemuda & Mahasiswa Toraja Manado)

USULAN TORUT

GIMANA KALO NAMA KABUPATEN TOMINAA
KABUPATEN TOMARAYA

SALAM BUAT KAWAN-KAWAN PEJUANG, BAIK YANG TERGABUBG DALAM TIM PERSIAPAN PEMEKARAN DAERAH TORAJA UTARA MAUPUN SANGMANEKU DI FRONT UNDERGROUND DAN SEMUA ELEMEN LAINNYA.

DARI

PATALO RURA' DIAN C.N. BULO PONGLABBA
Ganesha Merah-Putih 10

wah.!!. usulan ini

wah.!!. usulan ini kedepannya bisa ..berpotensi menjadi sensitif karena perbedaan nama bisa berakibat pada pemisahan ikatan keluarga antara masyarakat Toraja utara dengan masyarakat Tana Toraja (kabupaten induk)...dampaknya... persatuan suku Toraja akan hilang tercerai-berai ....
Kita semua harus tahu.. bahwa di Sulawesi Selatan hanya ada 4 (empat)etnis suku yang dikenal sebagai orang SULSEL dan 1 (satu) diantaranya adalah Suku Toraja yang saat ini sedang berbenah mencari solusi untuk mempercepat ketertinggalannya dalam pembangunan seluruh aspek kehidupan masyarakatnya. --->>>--(Pemekaran wilayah menjadi 2 (dua) bagian) = Pembagian tugas dan tanggung jawab pemerintahan.

Kalau persatuan diantara suku Toraja sudah hilang ...dampaknya eksistensi keberadaanya sebagai salah satu Suku yang disegani di SULSEL akan pudar dan lama-kelamaan akan hilang dari bumi Sulawesi.. karena kampungnya sudah di obok-obok oleh orang yang tidak bertanggung jawab dalam hidup bermasyarakat.

Salam,

Drs.Christian R.Tappi Tandiayu

mahasisawa di manado

Syalom
salama' sangtorayan
menyikapi tentang pro kontra pemekaran itu wajar saja, memang setiap keputusan yang diambil pasti ada konsekuensinya antara yang pro dan kontra
yang perlu dipirkan lagi apakah pemekaran ini murni aspirasi masyarakat toraja atau hanya segelintir orang saja yang ingin mendapatkan kedudukan, atau yang parah lagi hanya sebagai upaya untuk memecah belah agar TANA TORAJA yang terkenal dengan wisata, kekayaan alamnya serta masyarakatnya yang ramah karena dengan pemekaran ini otomatis terjadi persaingan untuk membangun maka di situlah celah orang-orang yang tidak ingin TORAJA maju untuk memecah belah , tapi itu pemikiran konyol saya.
Tapi kalau memang aspirasi masyarakat syukurlah agar pembangunan bisa langsung ke masyarakat paling bawah, tapi jangan hanya menunggu anggaran dari pemerintah pusat saja karena ke depan setiap daerah harus mampu membiayai daerahnya sendiri,
demikian komentar saya
MISA' KADA DIPOTUO PANTAN KADA DIPOMATE
jangan
PANTAN KADA DIPOTOU NANGLA MATETA IA
SEMOGA SUKSES
GOD BLESS ALL

ttg pemekaran toraja kan?

yang jelas kita melihat Toraja dalam arti luaslah.....jika kita berbicara pemekaran pasti ada yang pro dan kontra.

tentunya pasti kita memiliki apa parameter sehingga kita mau berpisah....seberapa besar keuntungan dan kerugian bila ada pemisahan. bagaimana psikologi masyarakat akar rumput menerima keadaan jika memang harus dimekarkan. oleh karena itu sosialisasi pada hal tersebut tentunya perlu dukungan konstituen/masyarakat.

tentunya para politisi ini jangan hanya melihat didepan mata saja akan tetapi bagaimana selanjutnya masa depan Toraja ketika dimekarkan ataupun tidak.

secara pribadi saya bersyukur SDM orang toraja dapat diandalkan dalam berbagai aspek....marilah para SDM kita ini berfikir secara hati nurani bagi kampung kita Toraja yang indah....Toraja yang dikasihi oleh Tuhan Yesus....kearah Toraja yang dikenal baik di Indonesia maupun dunia internasional baik itu obyek wisatanya pun kebersamaan persaudaraan antar segenab masyarakat itu sendiri.

salama
Victor Allokendek

Orang Pinggiran

Memang kalo di fikir sudah sebaiknya Toraja utara berdiri sendiri melihat situasi dan kondisi toraja bagian utara yang pegunungan dan orang-orang yang udah enak duduk dan diharap memperhatikan rakyat jadi malas karena situasinya yang pegunungan dan masih banyak jalanannya yang robek-robek juga tdk di aspal, satu hal yang aku gak habis pikir sampai detik ini masih ada onggota Dewan kita yang terhormat berutang tapi dia pura-pura gak mau tau mungkin karena kita orang kecil padahal waktu masa kampanye pemilihan Anggota DPRD dia nyuruh buat bendera tapi tapi tae' bangmo nakilalai tu indanna apa lagi mau mikirin rakyat?????? utang aja udah di lupa????
Bagi Anggota DPRD Tana Toraja yang membaca tulisan ini merasa bangmokomi leeeeee?????? Nokana' tu pokadai tu Partaimmi juga Nama anda masiri' komi dako'

Orang Pinggiran

Memang kalo di fikir sudah sebaiknya Toraja utara berdiri sendiri melihat situasi dan kondisi toraja bagian utara yang pegunungan dan orang-orang yang udah enak duduk dan diharap memperhatikan rakyat jadi malas karena situasinya yang pegunungan dan masih banyak jalanannya yang robek-robek juga tdk di aspal, satu hal yang aku gak habis pikir sampai detik ini masih ada onggota Dewan kita yang terhormat berutang tapi dia pura-pura gak mau tau mungkin karena kita orang kecil padahal waktu masa kampanye pemilihan Anggota DPRD dia nyuruh buat bendera tapi tapi tae' bangmo nakilalai tu indanna apa lagi mau mikirin rakyat?????? utang aja udah di lupa????
Bagi Anggota DPRD Tana Toraja yang membaca tulisan ini merasa bangmokomi leeeeee?????? Nokana' tu pokadai tu Partaimmi juga Nama anda masiri' komi dako'

Torut Kenapa Tidak ??

Kenapa tidak sich ??? Jangan berpikiran konvensional dech...!!! Toraja utara akan berdampak positif bagi nasyarakat tana toraja sendiri jika prosesnya berjalan ssuai dengan rencana, dengan tujuan mendekatkan pelayanan dan tujuan utamanya adalah membuat toraja eksis dengan memebuat profinsi Toraja misalnya. Yang merasa pintar ayo...awasi bersama, jangan teriak2 nolak dengan alasan yang kampungan dan gk masuk akal. Buat tim Pemekaran Kab Tana Toraja, saya sarankan berjuanglah dengan tulus. Layaknya merintis jalan pasti banyak halangannya, baik dari dalam tim sendiri maupun dari luar. Ajaklah yang kontra untuk dialog, saya kira mereka nolak tidak lain karena selama ini mereka gk diikutkan dalam proses yang akan menjadi sejarah ini.

Berau

untuk mensejahterakan masyarakat Tana Toraja bukan cuma dengan membagi menjadi utara dan selatan,tapi kesalahan kita juga semua yang telah memilih bapak2 kita di DPRD Tana Toraja sana krn mereka bukannya memikirkan bagaimana mensejahterakan org2 yang sdh mendudukkan mereka di kursi empuk tp memikirkan bagaiman memperkaya diri mereka,jika alasan kita untuk pemerataan kesejahteraan/pembangunan ke bagian utara dengan membagi 2 Tana Toraja pertanyaannya sekarang apa kerja wakil kita yang dari bagian utara selama ini ?? apa cuma 5 D (datang,duduk,dengar,diam dan duit} ???

Provinsi Toraja Raya...?! why not...

kami mengajak seluruh komponen masyarakat toraja maupun toraja perantauan agar tidak lagi pemekaran kabupaten Tana Toraja menjadi suatu polemik. Biarkan aja berjalan sesuai rencana, kita tidak perlu mempersoalkan tentang PAD-nya antara Utara & Selatan, toh Tana Toraja sebenarnya memiliki kekayaan alam (SDA) yang justru perlu dikelolah.atau cerita kosong tentang istilah "Tolendu' Rekke & Tolendu' Sau' yang justru kerap kali menjadi semboyan provokatif agar kita TORAYA (org Toraja) terpecah.
kita seharusnya berpikir jauh ke depan,kalau pemekaran Tana Toraja bisa tercapai maka suatu saat nanti Tana Toraja bisa menjadi PROVINSI BARU dan justru bisa lepas dari kekangan Sulawesi Selatan.bandingkan dengan Sulawesi Barat sekarang..
kami mengajak semua komponen masyarakat toraja dimanapun berada agar bersama-sama berjuang demi kemakmuran Tanah Leluhur kita......

Syalom,
Tokoh Pemuda & Mahasiswa Toraja MANADO
(Ketua Kerukunan Pemuda & Mahasiswa Toraja Manado 2004 - 2006)

Pia toriu

Kalo menurut saya tidak masalah Tana toraja dibagi dua malah akan bagus lagi karena akan banyak lowongan pekerjaan. Dan saya sangat mendukung pembentukan ini, kenapa kita-kita harus ragu sebelum melangkah biarin aja.

THE KING'S LAND ?

Malili, 13 Januari 2008
Tabe' Ma' Kombonganka.....
Menyikapi permasalahan pro dan konntra pemekaran toraja, bijaknya kita melihat sejarah sebagai latar belakang.
Tapi coba kita pelajari sejak Tana Toraja Terbentuk dengan ibukota di Rantepao awalnya dan kemudian dipindahkan ke Makale laju perkembangan seakan-akan tidak seimbang hal ini disebabkan kebijakan yang diciptakan oleh TRA. Lolo pada saat beliau memimpin Tana Toraja menimbulkan pertanyaan apa yang terbangun dan berkembang diutara? sementara sumber PAD banyak dihasilkan diutara sementara diutara tidak menikmati sumbangsih mereka. Kami orang utara selama ini memilih tidak bersengketa dan ribut soal pembagian kue pembangunan tetapi bukan pula pasrah dengan keadaan, maka kami orang-orang di utara mengupayakan sendiri pembangunan di daerah kami, melalui sumbangan ikatan kekeluargaan yang terbentuk mengumpulkan dan swadaya masyarakat-masyarakat Tongkonan, seingat saya ketika kecil di tahun 1981 jalan yang bagus hanya sampai dijembatan rantepao, seterusnya hingga ke sa'dan-balusu-sesean-batutumonga perasaan saya bagaikan naik kapal ditengah badai ombak. Lalu perasaan yang sama masih hingga 10 tahun kemudian. Pertanyaan yang muncul adalah kemana hasil pajak potong ternak kerbau dan babi di pesta-pesta kematian di utara? apakami diutara menikmati? maaf, saran infrastruktur yang terbangun saat ini sebagian besar berasal dari hasil pengusulan dan pembuatan proposal dana dari pusat juga dari hasil bantuan dari negara luar yang cukup prihatin dengan kondisi sarana prasarana di utara tana toraja. sementara pejabat-pejabat di selatan melakukan manipulasi tumpuk fisik anggaran. Seingat saya pada tahun 1980-an dengar-dengar dari pembicaraan keluarga perihal mempertanyakan keberadaan bantuan ratu belanda yang bernominal 3 miliar pada ssat itu guna peningkatan kualitas jalan menuju To' Barana (sa'dan, Pertanyaan ini tepatnya untuk Bapak TRA. Lolo yang menjabat sebagai Bupati pada saat itu. Tetapi kami tidak mengejar aliran dana tersebut dan bernafsih-nafsih bahwa dana tersebut digunakan untuk daerah lain di selatan alih-alih digunakan untuk pembangunan kantor bupati dan rumah jabatan bupati baru....katanya?!
Tapi itu bukan perkara bagi kami sekali lagi kami perlihatkan (mesa' Kada di PatuO, Pantang Kada di PomatE). Kami terus bergiat dibidang kami masing-masing diperantauan dibidang pencaharian hidup masing terus berpikir dan berupaya untuk berkontribusi kedaerah.
Hingga tahun 1999 terjadi rapat kecil di Jakarta untuk memikirkan bagaimana Toraja kedepannya. bukan dilandasi egosentris bukan tamak akan kekuasan, kami akhirnya memilih bersatu untuk mencoba membuat proposal seadanya memanfaatkan pembesar-pembesar toraja utara di jakarta, hingga puncaknya dengan terbentuknya dewn adat untuk memikirkan jalan ini. Ada baiknya mengakhiri perseteruan ini (jadi mesa' kada di patuo bla..bla...slogan itu) menjadi rancu mesa' kada na siapa?
maka lahirlah ide tersebut.
Kami hanya meminta sedikit pemahaman dari teman-teman untuk merenungi berpisah bukan berarti terpecah melainkan tumbuh kembang bersama seiring berpadu membangun Tana Toraja yang kita cintai. Mamasa adalh rumpun kita, massenrempulu juga rumpun kita, to mamuju pun adalh rumpun kita bahkan to ugi dan to mangkasa juga rumpun kita terbelah bukan berarti terpisah.
Intinya adalah mari kita bersama-sama memikirkan cara membangun Tana Toraja Land of The King's.
"Mari Kita Sambut Hangat Kado Tahun Baru Kita"
Bravo....

salam hangat
Patalo Rura' Dian C. Bulo'

Weww..

Pemikiran yang mantap kang..saya masih terlalu muda untuk merasa sok tahu tentang keadaan Toraja sekarang..dan opini saya juga mungkin tidak akan berguna banyak buat pembesar2 dan pemikir Toraja sekarang ini,tapi saya merasa ga ada salahnya untuk dituangkan di sini..
Pada dasarnya saya setuju Toraja Utara jadi sebuah kabupaten baru..bagaimanapun itu adalah sebuah LANGKAH MAJU!,cepat atau lambat kita akan ke sana,jika ada yang menolak itu,mereka adalah orang2 yang takut akan perubahan,takut dengan "area nyaman" yang sekarang mereka nikmati..dan saya setuju juga bahwa pembangunan di Toraja sekarang ini TIMPANG! jadi mau ga mau,pemekaran adalah solusi yang terbaik untuk pemerataan pembangunan..
Tapi tentang nafsu kekuasaan,itu ga bisa dipungkiri kang,ada sebagian orang yg memanfaatkan pemekaran ini sebagai wacana untuk berburu kekuasaan,sebenarnya wajar,sangat wajar,dan ini yang perlu kita waspadai,jika nantinya Toraja Utara jadi sebuah kabupaten,JANGAN SAMPAI pemilihan bupati baru jadi AJANG GONTOK-GONTOKAN!!,akan banyak orang yang merasa berjasa dengan pembentukan Toraja Utara dan meminta reward untuk itu..
di situlah kita perlu merenungkan "Misa' kada dipotuo,Pantan kada dipomate.."
*Saya berbaik sangka bahwa orang2 yang berjuang saat ini untuk pemekaran Toraja Utara,adalah murni untuk kemakmuran orang Toraja secara keseluruhan..*
=-=-=-=-=-=-=-=-=
cm4nk.multiply.com

"Land To King" change " Land North"? No..........

menurut saya pemecahan Tana Toraja menjadi 2 kabupaten, tidak jadi masalah karena itu akan membawa dampak yang baik untuk Toraja Utara tetapi mungkin setelah pemekaran nanti orang Toraja tidak akan lagi, memegang teguh pepatah "misa' kada di potuo, pantan kada di pomate" (berstuh kita teguh bercera kita runtuh) karen Tana Toraja yang tercinta akan menjadi Tana Toraja dan Toraja Utara yang artinya tidak bersatu lagi, sehingga pepatah itu mungkin tida akan berlaku lagi untuk Orang Toraja, tetapi kalau dimekarkan akan menguntungkan Toraja Utara, karena akan banyak lowongan bagi kami orang Toraja yang lagi menganggur tanpa arah tujuan hidup. Dan pendapatan Toraja Utara yg kebanyakan di bidang pariwisata akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Toraja Utara, Tana Toraja tidak akan lagi disebut sebagai "Land To King" tetapi "Land North" yang artinya terjadi perubahan makna kiasan dari nama Tana Toraja yang Unik, jadi menurut saya, saya tidak setuju kalau di mekarkan........ "Land To King Is The Best".... by : Generasi Padeken

Dennala tongantu ku...

Dennala tongantu ku... matumbari ke dibagi dua tu toraya, la'bi melo yato

TORAJA OH TORAJA

Nasibmu TORAJA...
Toraja dibagi dua atau dibagi empatpun sebenarnya tidak ada dampaknya bagi masyarakat bawah...Tuntutan membagi dua toraja hanyalah untuk kepentingan orang2 yang ingin namanya diseut Bupati, Anggota DPR, Kepala Dinas,dan jabatan strategis lainnya yang akan terbentuk jika Toraja terbagi dua....

Apakah kita pernah pikirkan PAD toraja??? andalan Toraja adalah Pariwisata ...sekarang sudah hancur karena kondisi negara yang keamanannya tidak dipercaya oleh negara asing...
Sekarang apa lagi???? Toraja Utara, berapa banyak si kerbau atau babi yang kamu potong setiap tahun untuk dikenakan pajak potong hewan???yang akan diandalakan untuk membagi sekian banyak pejabat nantinya? Toraja Selatan apa andalan kamu???? jawabannya"tidak ada"...

Jadi menurut saya orang2 yang ingin membagi dua toraja mestinya berpikir lebih logis lagi...jangan hanya karena ingin korupsi dana perimbangan anda getol memperjuangkan ini semua... Capek de.... HANYA TUHAN YANG TAHU....

From.
Haryudi Patattan
Sangatta-Kaltim

re: Land to King

maksudnya "Land of the King" kan? atau bisa jg "Land of Heavenly Kings"!

hidup perubahan di sektor pariwisata!!!
Visit Toraja year2008!!!
God bless Toraja...;)

tak perlu

sy rasa tdk perlu dilakukan pmekaran..SDA nya aja udah terbatas,,palagi pariwisatany yg terus MATI SURI...mw apa lg ???orang2 yg mnegjukan hal2 sperti itu tdk tahu-mnahu ttg nasib sluruh rakyat Toraja kdpn...Udah gt g ada hutan nya lg...yg ada malah bnykan hutan pinus,,yg malahan mengikis hara tanah..makanya Toraja g subur lg...udah gt sikap ACUH TAK ACUH nya masyarakat trhadap yg namanya mnjaga klestarian (alam maupun yg lainny)...mw ngapain lg dgn TORAJA UTARA ???..g prlu ada...ini krn kpentingan BAPAK_BAPAK TUA dan PEOT di KURSI KERAJAAN sana,,yg skali lg tdk tahu-menahu situasi dan kondisi rakyatnya...malu ih jd mahasiswa berdarah Toraja...kalo sampai ditanya knapa tdk ada persatuan???sdh SDA terbatas...dibelah 2 lg....waduuuuhhh....kita yg nuntut ilmu d prantauan jd RESE'....
gara2 g pernah kbagian jatah KEKUASAAN kali,,,shgga ORANG UTARA mw LEPAS....ORANG SELATAN juga jd GR dgn TALLU LEMBANGNA....SEKARANG ITU YG PENTING SIAPA AJA YG BISA MEMBAWA TORAJA BANGKIT LG DARI KETERPURUKAN...BUKAN HANYA SOAL utara ATAU selatan...MAU barat KEK,,MAU timur KEK....YG PENTING ORG ITU HRUS MAMPU DENGAN SEGALA daya nya MEMBENAHI TORAJA...jgn kayak BUPATI yg SATU ini...MALU_MALUIN EUUUYY...KORUPSI....malu donk ANAK TUHAN NYOLONG....he333...jd HEADLINE lg...

pemekaran toraja

kalau menurut saya, pemekaran toraja sah-sah aja sih, cuman yang menjadi permasalahannya adalah kalau itu benar terjadi , berarti sumber pendapatan untuk toraja bagian selatan yang lebih dikenal "tallu lembangna" dan sekitarnya menjadi berkurang, sebab objek pariwisata semuanya ada di Toraja bagian Utara. Ini sebenarnya yang menjadi problem utama.

YANG BETUL........

Sumber PAD toraja tidak dapat diandalkan dari pariwisata karena kunjungan wisata minim karena faktor keamanan nasional. Toraja selatan masih punya sumber daya alam. Toraja utara tidak perlu bangga dengan pajak potong hewan, karena hewan sudah berkurang. Pajak potong hewan tinggi = rakyat sengsara. Jangan bangga dengan kondisi semu.

from
Adhi
Tarakan

Salam

Secara pribadi, dari awal saya tidak mendukung jika Toraja dimekarkan sekarang karena memang pada dasarnya belum siap, kapan siapnya? akan ada saatnya (tdk perlu diuraikan). yang paling urgen adalah perbaikan manajemen pemerintahan dan itu bisa tercapai jika yang menjalankannya betul2 berpihak pada kepentingan rakyat juga berfungsinya kontrol dari masyarakat. jika tdk ada perubahan, dimekarkan 10 kabupatenpun tdk akan ada hasil. karena itu kedepan (setelah belajar dari pengalaman) kita menempatkan pemimpin yang dapat membawa Toraja maju beberapa langkah kedepan tdk seperti skarang STAGNAN (jalan ditempat). . Soal nama, saya tidak mau ambil pusing.

Tana Toraja Utara & Tana Toraja Selatan

biar rasa persaudaraan tetap terjaga, sebaiknya nama kabupaten menjadi Tana Toraja Utara (yang baru) dan Tana Toraja Selatan (eks Tana Toraja). Jadi dua-duanya masih Tana Toraja.
Tapi ini berarti mengobok-obok nama kabupaten lama.
padamoto.

tidak masalah diganti

tidak masalah diganti dua-duanya.
Waktu Kabupaten tetangga: Polewali-Mamasa dimekarkan, masing-masing juga dapat nama baru, yaitu Polewali Mandar dan Mamasa .

apa itu utara apa itu selatan

Hello, apa dulu nenek2x kita sudah ada utara dan selatannya menurut ceritanya nenekku ngak ada tuh, baiknya para insinyur, sarjana2x Tana Toraja yg terkenal brilian dan cerdas bersatu untuk mencari solusi membangun Toraja tidak lagi mengharapkan sektor pariwisata saja namun juga hasil bumi dan apa saja yg kita bisa usahakan menurut geografi tata letak Tana Toraja yg berguna menaikkan taraf hidup masyarakat Toraja dan juga Indonesia. Dari pada berpisah mengapa tidak maju bersama menghadapi masa depan.

so tato

atur bgamana baik sajalah
yg penting kan
aman
sejatera
makmur
dan lain sbg
yg penting baguslah utk toraya
umbaraka nakuaaaa???????????

Indei Pangampa'ku

Merubah sesuatu adalah pekerjaan yang rutin dilakukan oleh setiap manusia,demikianpun dengan masyarakat toraja yang ingin merubah tondoknya sendiri.Bagiku adalah hal yang baik, tetapi sudahkah kita memikirkan hal yang jauh ke depan akan apa yang terjadi???? Semoga saja dengan adanya perubahan ini, tidak membuat masyarakat toraja menjadi terbagi dalam persaudaraan, kerja sama, kekeluargaan, bermasyarakat,dll.Jangan samapai Utara mengatakan siapakah Selatan dan Selatan Mengatakan Siapakah Utara?????? Bagiku Tondok kita ini adalah tondok yang aman tentram dan sejahtera.jangan sampai itu ditelan dengan perubahan yang ada.........................................!!!!!!!!!!!!!

torajaku tercinta

Walaupun saya jauh dr toraja and sudah 10 tahun belum pulang tapi toraja tetap toraja. Aku tidak akan pernah lupa bahwa saya org toraja. Even I never speak torajanese daily but I am very sure I am positive I will never forget bahasa Toraja and sampai anak cucuku hrs berbahsa Toraja juga.

Saya berdoa kiranya Toraja Utara akan maju and Kekristenan terus berkembang. Toraja Utara hanya bisa di berkati kalau umatnya percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Tidak ada yang lain yang patut di sembah selain Tuhannya Abraham Ishak dan Yakub.

kiranya pemerintahannya/pejabatnya terdiri dari org toraja saja yang takut akan Tuhan, memperhatikan rakyatnya mengasihi Tuhan n memajukan Toraja di segala bidang.
Pesan saya siapapun pejabatny/Bupatinya bacalah II Tawarik siapapun Raja yg berkuasa kalau dia taktu Tuhan pasti maju kalau korupsi, mementingkan keluarga, serakah, nafsu tidak takut Tuhan LAMBAT ATAU CEPAT PASTI GUGUR.

SELAMAT Torajaku

semoga rakyatmu tanahmu di berkati Tuhan

Mazmur 122:6