UNDANGAN PARTISIPASI DALAM RANGKA SEMINAR TORAJA

Salama' siulukku lan forum torajaland umba-umba nani torro.....

Tabe' siamo buda kami menjeda waktu diskusi kita tentang PILKADA di TORAJA demi kemajuan Toraja bagi kita semua.

Melalui media torajaland ini, kami mahasiswa pascasarjana Toraja Institut Pertanian Bogor (IPB Bogor) menginformasikan bahwa dalam waktu dekat akan melaksanakan seminar nasional "Optimalisasi Sektor Unggulan Berbasis Potensi Wilayah di Toraja" dengan dasar pemikiran bahwa “Bumi Lakipadada”, Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki potensi yang besar dan beragam yang memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh wilayah lainnya. Sayangnya potensi yang besar dan beragam dengan berbagai keunggulannya tersebut belum dikelola secara optimal guna memberikan konstribusi yang nyata dalam pembangunan khususnya pendapatan asli daerah (PAD) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Toraja. Rendahnya konstribusi dari sektor-sektor unggulan yang ada tidak lepas dari peran pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengenali potensi yang ada. Sektor-sektor unggulan tersebut, antara lain : Pertama, Sektor Pariwisata. Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki kekayaan wisata budaya yang sudah dikenal di nusantara hingga di mancanegara sejak dulu. Telah bertahun-tahun, Tana Toraja telah menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang terfavorit ke-2 di Indonesia. Keberhasilan Pemerintah Daerah Tana Toraja memajukan sector pariwisata ini sebagai andalan utama bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat beralasan, mengingat adat dan budaya yang dimiliki unik dan tiada duanya di belahan bumi manapun. Keindahan alam dengan bukit-bukit yang dihiasi dengan hamparan sawah yang indah menambah keelokan dari Toraja untuk dinikmati. Kedua, Sektor Pertanian. Sektor ini memiliki potensi sumberdaya alam yang cukup besar dan beragam. Tanah yang subur di iklim tropis dan hujan turun hampir sepanjang musim merupakan faktor agroklimat yang sangat sesuai untuk pengembangan berbagai komoditas pertanian, termasuk hortikultura, maupun untuk tanaman pangan. Beberapa komoditas yang berpeluang untuk dikembangkan dan telah menjadi komoditas terfavorit baik di nusantara ini maupun di mancanegara, salah satunya adalah komoditas kopi arabika atau lebih dikenal dengan “Kopi Toraja”. Selain kopi arabika, beberapa komoditas lainnya yang dapat dikembangkan antara lain : kopi robusta, vanilli, coklat, cengkeh, lada, dan lainnya . Bahkan lebih dari itu, kekayaan sumberdaya mineral dan energi seperti besi, emas, dan lain-lain dapat ditemukan di Bumi Lakipadada (http://www.torajakab.go.id). Semuanya ini memiliki peluang untuk dikembangkan demi peningkatan pendapatan asli daerah maupun peningkatan ekonomi masyarakat lokal jika dikelola secara bijaksana.

Ironisnya, Optimalisasi sektor-sektor unggulan tersebut belum signifikan sementara kedua sektor tersebut merupakan pilar utama sumber pendapatan asli daerah (PAD) di daerah ini. Kenyataannya adalah : pertama, pendapatan dari sektor pariwisata pada beberapa tahun terakhir ini telah jauh merosot dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Jumlah kunjungan wisatawan telah mengalami penurunan yang drastis. Kedua, kenyataannya bahwa kebutuhan akan sandang-pangan sangat tergantung pada beberapa wilayah kabupaten sekitarnya, karena hasil pertanian yang ada umumnya tidak mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakatnya. Ketiga, Pembangunan di sektor pendidikan juga mengalami hal yang sama. Prestasi di bidang pendidikan sudah tidak pernah eksis sebagaimana yang pernah diraih di masa lalu. Demikian juga dengan perguruan tinggi yang ada belum memperlihatkan keunggulan komparatifnya. Belum ada keunggulan yang menjadi nilai jual yang berbeda dengan wilayah lainnya. Keempat, minimnya alokasi anggaran baik melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Penerimaan Belanja Daerah (APBD).

Untuk menuju kejayaan Toraja maka optimalisasi sektor-sektor unggulan yang dimiliki semestinya di konstruksi ulang. Pertanyaannya ialah bagaimana mengoptimalisasi sektor-sektor unggulan yang ada sehingga mampu memberikan konstribusi yang besar terhadap penerimaan pendapatan asli daerah serta demi peningkatan ekonomi masyarakat Toraja.

Inilah yang perlu kita diskusikan dalam seminar nasional ini. Namun untuk memantangkan konsep tersebut, kami mengundang "YANG PEDULI TORAJA" dalam media Torajaland ini untuk memberikan masukan untuk kami.

Silahkan mengunjungi (klik) alamat di bawah ini:
SEMINAR NASIONAL: Menggagas Optimalisasi Sektor Unggulan di Toraja :
http://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dGQyX3c4bUs2eHlISXlIM0pC...

Terima kasih atas masukannya. Tuhan Memberkati. Amin

Bogor, 26 Oktober 2009
an. Panitia
Yunus P. Paulangan
email : ypaulangan@yahoo.com
blog : yunuspaulangan@yahoo.com

Pembangunan SDM yang paling utama.

Sumber Daya Manusia adalah yang paling utama. Meskipun Toraja memiliki sumber alam dan budaya yang elok:

1. Peningkatan kualitas pendidikan KHUSUSNYA pendidikan Ketrampilan yang berbasiskan kemandirian, hingga outputnya mampu mengolah sumber alam dan budaya guna meningkatkan pembangunan ekonomi.

2. SDM Toraja yang mempunyai karunia modal yang 'BANYAK' khususnya yang ada di luar kab. Tator dan Torut, di 'sadarkankan' supaya mau 'PULKAM'= berinvestasi, mendukung pembangunan secara fisik maupun nonfisik di kampong halamannya. Tapi jangan karena sebentar lagi mau ada acara pemilihan pemenang kontes 'ini-itu' sampai mau pengen jadi 'ini-itu' baru 'sadar' lalu baru 'kelihatan' dari segala 'penjuru' berlomba2 pulang kampong, merayu dan cari simpati masyarakat yang lagi ‘terheran-heran campur bingung’ melihat aktingnya dengan banyak jurus dan gaya.

Sekian.

Saya sepakat jika ada

Saya sepakat jika ada pembenahan sistem pemerintahan di Toraja,seperti perekrutan pegawai yang lebih kompeten, bukan hasil KKN, kemudian perlu juga kesiapan orang dikampung harus menerima perubahan, teknologi baru, dan pemikiran baru serta wawasan baru dari orang rantau. Selamat kepada Panitia yang menggagas seminar Toraja. Mari kita dukung. Bravo Toraja

Selvi, the real Toraja